Saya tidak bakat dengan yang begituan! Ada juga yang bilang, jangan terlalu larut disitu deh. kalimat-kalimat seperti itu saya dapat dari pengalaman narablog, hasil dari blogwalking.
Yah, masih banyak ternyata masyarakat kita yang menganggap blogging itu adalah aktifitas yang diperuntukkan hanya untuk sebagian orang.
Padahal, blogging itu bisa dilakukan oleh siapa saja, tanpa terkecuali. Hanya jika anda mengerti caranya mengetik, konek dengan internet dan mulai deh. Tapi sudahlah, biarlah komunitas itu terbentuk secara alamiah.
Sekarang, mari kita simak efek-efek Gila hanya dari aktifitas blogging.
Ternyata, saya menemukan fenomena menarik dari aktifitas blogging ini. Antara lain,
- Efek Gila Bisnis.
Hanya karena blogging, seseorang bisa terkena imbas Gila Untuk berbisnis. Khususnya bisnis online. Sebab melalu jendela bloglah ia menemukan banyak sekali informasi seputar bisnis. Apa saja itu? Banyak deh pokoknya. Saya fikir ini positif, yang terpenting kita bisa memahami bahwa bisnis yang kita gilai itu masuk kategori wajar.
Artinya wajar, bisnis tersebut dilakoni melalu proses sebagaimana layaknya kita membangun sebuah bisnis. Blog hanyalah alat peledak yang memberikan efek kegilaannya. Contohnya liat aksi kawan saya yang berencana mengikuti Boot Campselama 3 hari di Jakarta.
Saya katakan gila, karena biayanya tergolong cukup fantastis, dan eventnya pun tergolong bergengsi, sebab dimotori oleh orang-orang yang gila bisnis interent..perkawinan inilah yang memberikan getaran kegilaan.
- Efek Gila Menulis.
Blog memang indentik dengan menulis. Sebab untuk melakukan update konten, dibutuhkan syarat untuk menuliskan sesuatu di halaman terakhir. Tapi sebanrnya secara alamiah, kita bisa mendapatkan skill menulis itu.
Makanya ada yang benar-benar bergairah dan nafsu luar biasa untuk menulis setiap saat, untuk mendapatkan skill itu. Tapi ada juga yang mampet karena tidak mengerti cara menulis yang runut, sistematis dan focus pada tema yang ingin di bicarakannya.
Namun karena sudah terkena efek ngeblog. Makanya kegilaannya untuk menulis terus termotivasi. Bahkan rela untuk ikut kursus-kursus tertentu yang berkaitan dengan menulis. Saya termasuk korban dari efek kegilaan ini.
- Efek Gila Branding.
Kalau baca artikelnya Mas Romi Satria Wahono kita akan semakin paham tentang kekuatan blog sebagai alat yang mujarab untuk melakukan personal branding. Makanya banyak narablog yang memanfaatkan blognya untuk mengangkat pamor personalitasnya.
Banyak yang membicarakan diri sendiri dalam konteks untuk mengungkit citra dirinya. Kadang-kadang terperosok pada kenarsisan. Sebab agag tipis bedanya bahkan cenderung sulit dipisahkan antara narsis dan branding.
Tapi terlepas dari itu, saya menangkpan maksud dari itu adalah upaya untuk mengangkat nama di jagat maya ini. Ini pun termasuk dalam kategori Efek kegilaan dari blogging.
***
Nah cukup dulu deh, Kira-kira jika menyerap tulisan di atas dan disesuaikan dengan blog anda, kira-kira anda termasuk gila yang mana?
Silahkan dipilih dan disesuaikan yah..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar